Pembuktian Matematika untuk Mengetahui Apakah Si Dia Mencintai Anda

Ada bermacam-macam metode pembuktian, salah satunya adalah kontradiksi.  Ide dasar dari metode pembuktian ini cukup simpel. Kita ingin membuktikan suatu pernyataan  itu benar, kita tinggal melihat negasi/ ingkaran dari dinotasikan .  Jika itu salah, mustahil atau menyebabkan pertentangan/kontradiksi dengan asumsi2 yang telah diketahui, itu berarti benar. Dalam matematika jika salah maka dengan sendirinya benar, tidak ada pilihan lain begitu juga sebaliknya. Jadi ada 2 langkah untuk melakukan pembuktian pernyataan dengan metode kontradiksi

  1. Negasikan dengan tepat
  2. Tunjukan bahwa itu salah mustahil atau menyebabkan pertentangan/kontradiksi dengan asumsi2 yang telah diketahui.

Pembuktian matematika secara kontradiksi ini dapat diaplikasikan dalam masalah asmara untuk mngetahui apakah si dia mencintai anda atau tidak. Tulisan ini sangat cocok sekali untuk para galauers – galauers sekalian. :D Oke, sebenarnya dasar pemikiran dari tulisan ini sangat simpel, menerapkan kebenaran-kebenaran dari kenyataan dan kemudian membahasakannya secara matematis untuk mencaari suatu kebenaran logis.

Pertama-tama kita harus mencari masalah yang ada, yaitu kita ingin membuktikan kalau “dia mencintai kita” benar. Oke, kita definisikan pernyataan P = dia mencintai kita. Berarti kita mendapatkan negasi dari P (-P) =dia tidak mencintai kita.

Dalam langkah pembuktian dengan cara kontradiksi, kita anggap benar untuk negasi dari P (-P). Jadi kita anggap benar bahwa “dia tidak mencintai kita”. Jangan khawatir, ini baru hipotesa awal kita untuk membuktikan bahwa P itu benar. Dengan menganggap benar negasi dari P (-P), kita bisa memperoleh implikasi dari -P tersebut. Jadi, jika dia tidak mencintai kita, maka akan banyak implikasi/akibat/ciri-ciri yang akan tampak misalnya jika dia tidak mencintai kita, dia tidak membalas sms kita, tidak mengangkat telpon kita, ekspresinya datar, responnya biasa saja, dll. Nah, implikasi yang terjadi ini tergantung dari tipe orang yang anda dekati. Sangat banyak kemungkinan yang muncul jika dia tidak mencintai anda. Anda pasti bisa merasakannya sendiri.

Kemudian jika negasi dari P (-P) bernilai benar, maka dia tidak mencintai anda. Tetapi jika negasi dari P (-P) bernilai salah, maka pastilah dia mencintai anda. Simpel bukan?? :D

Secara singkat, formulasinya seperti ini

  • Akan dibuktikan P benar,
  • Anggap benar untuk -P
  • Cari implikasi/akibat/ciri-ciri yang mendukung pernyataan (-P)
  • Tarik kesimpulan
  • Apabila ciri-cirinya mendukung (-P), maka kesimpulannya (-P) benar. Apabila ciri-cirinya tidak mendukung (-P), maka haruslah P benar.

Seringkali terjadi error dalam penarikan kesimpulan. Ini disebabkan karena ciri-ciri yang mendukung sebuah pernyataan sangat relatif tergantung dari anggapan dan pemahaman si subjek tersebut. Jadi, telalu banyak variabel yang menyebabkan seringkali terjadi galat atau kesalahan. Untuk memahami ciri-ciri tersebut, haruslah benar-benar matang dalam mengetahui situasi.

Berikut adalah contoh kasus dengan studi kasus diri saya sendiri. Kok kayak buat skripsi ya?? hehe. :D

Pertama, saya mendefinisikan P yaitu “dia  mencintai saya”. Selanjutnya saya menganggap benar untuk pernyataan (-P) yaitu “dia tidak mencintai saya”. Kemudian saya mengambil premis-premis dan implikasi dari (-P). Ciri-ciri yang saya dapat adalah sebagai berikut:

  • Awalnya di respon dengan baik. Udah seneng nih, eh tiba-tiba berubah drastis. :(
    Mulai dari jarang balas sms, telpon tidak diangkat, dijawab dengan datar. (chitato kali ya, flat banget). :D
  • Kemudian dari tatapan matanya yang awalnya bersinar dan terpancar kasih sayang, jadi sayu dan g bersemangat setelah liat saya. (nyakit). :(
  • Setiap kali ditanya, tidak pernah dijawab. :(
  • Di social media, lancar banget komunikasinya. Tapi di kenyataan, ngenes banget. :'(

Dari sekian implikasi yang saya peroleh, saya dapat menarik kesimpulan bahwa ciri-ciri tersebut mendukung pernyataan (-P). Jadi, kesimpulan saya DIA TIDAK MENCINTAI SAYA. Dan itupun terbukti. (QED)

Kok jadi curhat ya?? :D

Catatan saya, ini hanya sekedar anggapan atau hasil sharing saja. Mau dipercaya atau tidak, itu tergantung dari anda sendiri. :D

SELAMAT MENCOBA..

FOLLOW MY TWITTER @noegorondi

 

About these ads
    • aimprof08
    • Juni 10th, 2012

    uji kevalidannya gmn ron?
    pke distribusi apa? :D

    • hahaha.. blm dur, dh sy uji kevalidannya pake studi kasus saya sendiri,, :D
      boleh dah situ coba dur, lumayan buat nambah postingan.. :D

        • aimprof08
        • Juni 11th, 2012

        haha
        boleh2 tu di coba, tapi coba nyari kelanjutannya dulu biar lebih komplit :D

    • supaya lebih komplit, di aplikasikan dah langsung dur, Langsung coba dalam kisah percintaanmu.. wkwkwkwkwk
      kan banyak tuh dapetnya yg dari bandung.. itu katanya pak adit.. :D
      *GimanaYaCaraNgetagKePakAdit

  1. .sayang, sejak putus pas SMA sampek sekarang belum punya pacar, tes sama siapa, haha
    .jadi curhat

    • avandy
    • Oktober 28th, 2012

    haha, contoh kasus yang sangat menarik. . . sip dah

  2. hahaha, nice post brader :D

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: